Beberapa bahan makanan tertentu memberi efek menenangkan.
Efek ini dapat juga ditularkan melalui ASI. Juga, secara emosi, bila Anda tenang, maka bayi ikut tenang. Bahan makanan yang menenangkan mencakup semua jenis buah; sebagian besar sayur-sayuran seperti bayam, wortel, kangkung; kacang-kacangan, gandum, produk susu, dan rempah-rempah.
2. Menggendong sambil mengayun-ayun
Gendonglah bayi dalam dekapan yang nyaman, lembut, tenang, dan kuat. Usahakan perut bayi bertumpu pada tubuh Anda, dan topanglah kepalanya. Lakukan gerakan mengayun dengan ritme teratur dan lembut, sambil merasakan betapa sayangnya Anda pada si kecil. Lakukan ayunan kira-kira seirama detik jam. Terlalu cepat atau lambat malah membuat bayi sulit merasa rileks.
Gendonglah bayi dalam dekapan yang nyaman, lembut, tenang, dan kuat. Usahakan perut bayi bertumpu pada tubuh Anda, dan topanglah kepalanya. Lakukan gerakan mengayun dengan ritme teratur dan lembut, sambil merasakan betapa sayangnya Anda pada si kecil. Lakukan ayunan kira-kira seirama detik jam. Terlalu cepat atau lambat malah membuat bayi sulit merasa rileks.
3. Membedong longgar
Selama berada di dalam rahim, bayi mendapatkan kehangatan yang luar biasa, dan ia menyukainya. Untuk mempertahankan kondisi itu, salah satu hal yang bisa dilakukan adalah membedongnya dengan ikatan yang disesuaikan agar tidak membuat bayi merasa terbelenggu. Membedong dengan kain yang hangat dan bersih akan membuat bayi merasa nyaman dan aman.
Selama berada di dalam rahim, bayi mendapatkan kehangatan yang luar biasa, dan ia menyukainya. Untuk mempertahankan kondisi itu, salah satu hal yang bisa dilakukan adalah membedongnya dengan ikatan yang disesuaikan agar tidak membuat bayi merasa terbelenggu. Membedong dengan kain yang hangat dan bersih akan membuat bayi merasa nyaman dan aman.
4. Memberi tepukan, usapan, belaian, dan senandung yang menenangkan bayi
Umumnya bayi sangat suka ditepuk-tepuk, diusap, dan dibelai dengan lembut dan teratur. Sentuhan berirama akan membuatnya merasa rileks.
Umumnya bayi sangat suka ditepuk-tepuk, diusap, dan dibelai dengan lembut dan teratur. Sentuhan berirama akan membuatnya merasa rileks.
5. Mengulang-ulang ritual menyenangkan
Anda bisa mengulang-ulang ritual yang sama untuk menenangkan bayi, apakah dengan memijat tubuhnya, menepuk, mengusap, atau menyetel musik yang tenang. Lakukan juga ritual tersebut setiap menjelang tidur, seperti meredupkan lampu, membersihkan tubuhnya, mengganti bajunya dengan setelan untuk tidur, sehingga lama-lama bayi akan mengenalinya sebagai ritual menjelang tidur.
6. Pijat bayi
Pijat bayi terbukti mampu membuat bayi lebih tenang sepanjang hari. Caranya, gunakan sedikit minyak atau losion bayi, usapkan ke punggung bayi secara lembut, lalu ke paha, tangan, kaki, dada. Perhatikan reaksinya, bila bayi tenang, berarti ia menyukainya. Sebaliknya, segera hentikan kalau bayi malah menangis, karena bisa jadi saat itu bukanlah waktu yang tepat untuk memberikan pijatan.
Anda bisa mengulang-ulang ritual yang sama untuk menenangkan bayi, apakah dengan memijat tubuhnya, menepuk, mengusap, atau menyetel musik yang tenang. Lakukan juga ritual tersebut setiap menjelang tidur, seperti meredupkan lampu, membersihkan tubuhnya, mengganti bajunya dengan setelan untuk tidur, sehingga lama-lama bayi akan mengenalinya sebagai ritual menjelang tidur.
6. Pijat bayi
Pijat bayi terbukti mampu membuat bayi lebih tenang sepanjang hari. Caranya, gunakan sedikit minyak atau losion bayi, usapkan ke punggung bayi secara lembut, lalu ke paha, tangan, kaki, dada. Perhatikan reaksinya, bila bayi tenang, berarti ia menyukainya. Sebaliknya, segera hentikan kalau bayi malah menangis, karena bisa jadi saat itu bukanlah waktu yang tepat untuk memberikan pijatan.